Showing posts with label Geofisikal. Show all posts
Showing posts with label Geofisikal. Show all posts

Friday, February 27, 2015

PENGERTIAN SEISMOLOGI



PENGERTIAN SEISMOLOGI

Ahmadsains.com Seismologi berasal dari dua kata yaitu seismos yang berarti gempa bumi dan logos yang berarti ilmu sehingga arti dari kata seismologi adalah suatu ilmu yang mempelajari gempa bumi dan getaran tanah lainnya.  Pada saat terjadi gempabumi, dari sumbernya akan memancar gelombang elastik yang menjalar ke segala arah melalui badan dan permukaan bumi, dan bertolak dari sini dapat diketahui keadaan fisik di dalam bumi.  Namun seiring berkembangnya waktu dan teknologi, seismologi tidak hanya khusu mempelajari gempa bumi melainkan adalah seismologi teknik (earthquake engineering), seismologi prospecting, seismologi nuklir, seismologi forcasting. Seismologi sendiri merupakan cabang dari Solid earth physics yang merupakan cabang ilmu geofisika. Sedang geofisika sendiri merupakan cabang dari geosains.

Apa itu gempa bumi?
Gempa bumi adalah suatu getaran yang terjadi di dalam bumi, Menurut teori tektonik lempeng, bagian luar bumi merupakan kulit yang tersusun oleh lempeng-lempeng tektonik yang saling bergerak. Gempa bumi berdasarkan jenisnya terbagi menjadi 4 jenis, yaitu  :

a.       Gempabumi Vulkanik ( Gunung Api )
Gempa bumi ini terjadi akibat adanya aktivitas magma, yang biasa terjadi sebelum gunung api meletus. Apabila keaktifannya semakin tinggi maka akan menyebabkan timbulnya ledakan yang juga akan menimbulkan

b.      Gempabumi Tektonik
Gempabumi ini disebabkan oleh adanya aktivitas tektonik, yaitu pergeseran lempeng lempeng tektonik secara mendadak yang mempunyai kekuatan dari yang sangat kecil hingga yang sangat besar. Gempabumi ini banyak menimbulkan kerusakan atau bencana alam di bumi, getaran gempa bumi yang kuat mampu menjalar keseluruh bagian bumi.

c.       Gempabumi Runtuhan
Gempabumi ini biasanya terjadi pada daerah kapur ataupun pada daerah pertambangan, gempabumi ini jarang terjadi dan bersifat lokal.

d.      Gempabumi Buatan
Gempa bumi buatan adalah gempa bumi yang disebabkan oleh aktivitas dari manusia, seperti peledakan.


Berdasarkan kekuatannya atau magnitude (M), gempabumi dapat dibedakan atas :
a. Gempabumi sangat besar dengan magnitude lebih besar dari 8 SR.
b. Gempabumi besar magnitude antara 7 hingga 8 SR.
c. Gempabumi merusak magnitude antara 5 hingga 6 SR.
d. Gempabumi sedang magnitude antara 4 hingga 5 SR.
e. Gempabumi kecil dengan magnitude antara 3 hingga 4 SR .
f. Gempabumi mikro magnitude antara 1 hingga 3 SR .
g. Gempabumi ultra mikro dengan magnitude lebih kecil dari 1 SR .

Berdasarkan kedalaman sumber (h), gempabumi digolongkan atas :
a. Gempabumi dalam h > 300 Km .
b. Gempabumi menengah 80 < h < 300 Km .
c. Gempabumi dangkal h < 80 Km .

Sumber Gempabumi
Akibat pergerakan lempeng maka di sekitar perbatasan lempeng akan terakumulasi energi, dan jika lapisan batuan telah tidak mampu manahannya maka energi akan terlepas yang menyebabkan terjadinya patahan ataupun deformasi pada lapisan kerak bumi dan terjadilah gempabumi tektonik. Disamping itu akibat adanya pergerakan lempeng tadi terjadi patahan (sesar) pada lapisan bagian atas kerak bumi yang merupakan pembangkit kedua terjadinya gempabumi tektonik. Berikut adalah tiga jalur utama gempabumi yang merupakan batas pertemuan dari beberapa lempeng tektonik aktif: 
 

 
1.      Jalur Gempabumi Sirkum Pasifik 
Jalur ini dimulai dari Cardilleras de los Andes (Chili, Equador dan Caribia), Amerika Tengah, Mexico, California British Columbia, Alaska, Alaution Islands, Kamchatka, Jepang, Taiwan, Filipina, Indonesia, Polynesia dan berakhir di New Zealand.

2.      Jalur Gempabumi Mediteran atau Trans Asiatic
Jalur ini dimulai dari Azores, Mediteran (Maroko, Portugal, Italia, Balkan, Rumania), Turki, Kaukasus, Irak, Iran, Afghanistan, Himalaya, Burma, Indonesia (Sumatra, Jawa, Nusa Tenggara, dan Laut Banda) dan akhirnya bertemu dengan jalur Sirkum Pasifik di daerah Maluku

3.      Jalur Gempabumi Mid-Atlantic
Jalur ini mengikuti Mid-Atlantic Ridge yaitu Spitsbergen, Iceland dan Atlantik selatan.

Sebanyak 80 % dari gempa di dunia, terjadi di jalur Sirkum Pasifik yang sering disebut sebagai Ring of Fire karena juga merupakan jalur Vulkanik. Sedangkan pada jalur Mediteran terdapat 15 % gempa dan sisanya sebanyak 5 % tersebar di Mid Atlantic dan tempat-tempat lainnya.




Saturday, November 16, 2013

PETROLEUM GEOLOGY


                                                       PETROLEUM GEOLOGY


                                                               Pengertian dan Istilah
  • Petro = batuan
  • Oleum = minyak
  • Petroleum = minyak Batu
  • Crude Oil = minyak mentah
  • Kerosin = minyak tanah
  • Earth gas = gas bumi
                  Petroleum Geology
(Geologi Migas)
  • Penerapan ilmu geologi untuk mencari migas (traps, seal, caprock, migration, maturation)
  • Pengkajian batuan sedimen dan semua faktor yang menentukan cara terdapatnya, penyebarannya, dan berakumulasinya minyak dan gas dalam kerakbumi.
Ruang Lingkup Petrologi :
  • Geologi Batuan Keras (Hardrock Geology)
                Bidang geologi yang khusus mempelajari bijih-bijih logam yang erat hubungannya dengan batuan kristalin atau batuan beku dan metamorf. Bidang ini disebut juga geologi ekonomi.
  • Geologi Batuan Lunak (Softrock Geology)
                Bidang geologi ang mempelajari batuan sedimen, terutama untuk mencari migas dan batubara yang erat hubungannya dengan batuan sedimen. Disebut juga Geologi Bahan Bakar (Fuel Geology)
Fungsi Migas
  • Sumber energi (Industri, transportasi, privat)
  • Sumber devisa negara yang berimplikasi :
                - Ekonomi
                - Politik
                - Sosial
                - Kemakmuran Kemajuan (nation – state)
                - Pertahanan & Keamanan (nation – state)
               
Sumber Energi Lain
  1. Arang kayu (ancient)
  2. Batubara (gambut/ kadar air 75%, lignit/ kadar air 35-75%, sub-bituminus kadar air >>C, bituminus kadar air 8-10% & C 68-86%, antrasit dg kadar air < 8% & C antara 86-98%)
  3. Air (danau, air terjun, sungai, waduk)
  4. Angin (kincir angin, Belanda)
  5. Nuklir (uranium)
  6. Sinar Matahari (solar cell)
  7. Panasbumi (geothermal)
Keunggulan Migas
  • Memiliki fasa cair dan gas (mudah disimpan dan ditransportasikan/ didistribusikan)
  • Memiliki Nilai Kalor tinggi
  • Memiliki Nilai Ekonomi yang tinggi
  • Menghasilkan berbagai bahan bakar turunan (bensin, kerosin, solar, bensol)
  • Menghasilkan berbagai bahan pelumas (oli mesin diesel, pesawat jet, perseneling, dll)
  • Menghasilkan bahan-bahan Petrokimia (bahan tekstil, plastik, campuran cat, shampo, dll)
SEJARAH MIGAS DUNIA
  1. Dipakai pertama kali zaman Nabi Nuh A.S. untuk menambal Kapal Raksasa agar tidak kemasukan air.
  2. Masyarakat Zoroaster menyembah api abadi (natural gas).
  3. Khalifah Harun Al-Rasyid di Bagdad Iraq memberi nama al-nafta untuk minyak bumi.
  4. Orang China telah mengebor minyak sejak Seb. Masehi.
  5. Suku Indian di Amerika memakainya untuk coret2 wajah saat perang
  6. Abad 17 Armada laut Aceh di bawah Sultan Iskandar Muda memakai minyak bumi untuk menyerang armada laut Portugis.
  7. Haquet (1794) mengemukakan teorinya bahwa minyak berasal dari daging atau zat organik lainnya.
  8. Von Humbold dan Gay Lusac mengira bahwa minyak berasal dari aktivitas gunung api (di daerah Mt. Vesuvius Italia).
  9. Virlet d’ Aoust (1834) menyatakan minyak dari lumpur gunung api.
10.          Sir William Logan (1842) menghubungkan terdapatnya minyak dengan struktur antiklin di pulau Gaspe, di ujung sungai St. Lawrence.
11.          1847 di Glasgow Inggris, ditemukan cara untuk megolah minyak bumi menjadi minyak lampu pengganti lilin.
  1. 1859 Kolonel William Drake membor minyak yang dapat diproduksi secara komersial di Titusville Pennsylvania pada kedalaman 69 kaki.
  2. 1860 Henry D. Rogers, gurubesar universitas Glasgow mengamati bahwa akumulasi ditemukan pada sumbu antiklin.
  3. Prof. Alexander Winchell mengatakan bahwa porositas pada batupasir cukup sarang untuk mewadahi minyak tanpa retakan.
  4. 1861 teori antiklin dinyatakan secara resmi oleh Sterry Hunt.
  5. 1861 Prof. B.B. Andrews menunjukkan bahwa minyak terakumulasi sepanjang sumbu antiklin di dekat Cairo, negara bagian Virginia Barat. Bersama Hunt dia katakan bahwa retakan2 batuan itu penting untuk terakumulasinya migas di atas antiklin secara lokal.
PERKEMBANGAN METODE EKSPLORASI MIGAS
  1. Pemboran tumbuk (1000 - 1300 m).
  2. Pemboran putar (1500 – 2000 m).
  3. Pemboran inti (8000 m), setelah ditemukan baja ringan.
                - Berkembang perpetaan bawah permukaan melalui studi korelasi lapisan batuan dengan pertolongan hasil analisis sampel batuan (cuting).
                - Berkembang pula ilmu mikropaleontology.
  1. Penlogan listrik (electrical logging), dan pada tahun 1930 mulai dibakukan untuk prosedur pemboran.
  2. 1923 Seismik refraksi dipakai para ahli Jerman di New Mexico untuk memetakan patahan (gagal), tapi ketika dipakai dalam mencari minyak di Gulf Coast (1924), maka ketemu banyak kubah garam (reservoar migas).
  3. Metode lain yang mulai dipakai adalah metode gravitasi.
Sejarah Eksplorasi Migas
di Indonesia
  • Eksplorasi di Maja, Majalengka 1871 (gagal)
  • Eksplorasi di Telaga Tiga & Telaga Said (1883) berhasil.
  • Eksplorasi di Ledok Cepu (1883) berhasil.
  • Eksplorasi di Riam Kiwa Kalimantan (1883) berhasil.

Thursday, July 4, 2013

Ring of fire ( cincin api )

Apa sih yang dimaksud ring of fire, apakah cincinyang ada apinya, apkah ada manfaatnya , dimana aja sih tempatnya, silahkan di lihat aja
Cincin Api Pasifik atau lingkaran api Pasifik (Pasific Ring of Fire) adalah daerah yang sering mengalami gempa bumi dan letusan gunung berapi yang mengelilingi cekungan Samudra Pasifik. Dikasih nama Cincin Api karena kawasan ini banyak sekali gunung api yang masih aktif dan meletus. Kawasan ini juga sering disebut sebagai Sabuk Gempa Pasifik. Cincin Api Pasifik ini terjadi karena adanya gerakan di lempeng-lempeng tektonik dan beberapa tabrakan dari lempeng kerak bumi.
Tempat  dan lokasi cincin api fasipik
Cincin Api terletak di Samudera Pasifik yang meliputi sejumlah gunung berapi aktif dan gempa bumi. Kawasannya membentang mulai dari pantai barat Amerika Utara hingga ke pantai timur Asia. Beberapa daratan yang dilintasi adalah pegunungan Andes (Chili dan Bolivia), Amerika Tengah, Amerika Utara (Meksiko, Amerika Serikat, Kanada), Rusia, Jepang, Filipina, Indonesia, New Zealand, dan Antartika.

Kebanyakan daratan yang dilewati adalah daratan yang berbatasan langsung dengan laut dan memiliki gunung api yang masih aktif. Itu sebabnya mengapa negara-negara di Eropa jarang sekali terjadi gempa, karena kebanyakan negara di daratan Eropa nggak berbatasan dengan laut dan nggak punya gunung api yang aktif.

Di Indonesia ada sekitar 60 gunung api yang masih aktif, kids! Gunung api ini paling banyak tersebar di Sumtera, Jawa, Bali-Lombok-Nusa Tenggara Barat-Nusa Tenggara Timur, bagian utara Sulawesi dan Maluku. Gunung Krakatau, Gunung Tambora dan Gunung Merapi adalah gunung yang terkenal karena letusannya yang dahsyat dan keaktifannya. Sejak abad ke-10 (sekitar tahun 1000an) hingga sekarang, Gunung Merapi sudah meletus sebanyak 80 kali, kids!

Sekitar 12 lokasi di Indonesia termasuk dalam kawasan Cincin Api Pasifik. Mereka adalah:

  • Gunung Tambora (Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat)
  • Toba-Sibayak-Sinabung-Tarutung (Gunung api dan sesar tektonik di Sumatera Utara)
  • Gunung Krakatau (Gunung api bawah laut di Selat Sunda)
  • Gunung Agung-Batur-Rinjani (Bali, Lombok)
  • Gunung Semeru-Penanggungan-Bromo-Ijen-Kelud (Jawa Timur)
  • Gunung Merapi-Merbabu-Lawu-Sindoro-Sumbing-Dieng (Jawa Tengah)
  • Gunung Tangkuban Perahu-Salak-Papandayan-Galunggung (Jawa Barat)
  • Gunung Kerinci-Dempo-Sorik Merapi (Sumatera)
  • Gunung Rokatenda-Egon-Lewo-Tobi-Ende-Larantuka (Nusa Tenggara Timur)
  • Sangihe-Ambon-Ibu-Saputan (Kepulauan Ambon)
  • Liwang-Padang-Aceh-Palu (Sesar Darat)
  • Mentawai-Nias-Simeulue (Pulau di batas benua) 
  • Kerugian  dan keuntungan zona yng terlewat   ring of fire
    Selain kerugian  zona yang terlewati rinf of of fire sangant bebahaya, itu dngan adanya rawan gempa tektonik gempa vulkanik seperti meletusnya gunung api sangat berbahaya sekal, namun ring of fire ada 
    keuntungan nya juga adpun manfaatnya yaitu 

     











    1.      Indonesia salah satu zona ring of fire  Indonesia memiliki banyak sekali potensi  sumberdaya yaitu  geothermal panas bumi . Indonesia salah satu sumberdaya energy terbesar di  dunia luar biasa bukan.
    2.      Terdapatnya mineral mineral baru  yang terdapat di permukaan
    3.      Terdapatnya  area seperti adanya h2s04 belerang sulfur dan banyak lainya
    4.      Area panas bumi ini salah satu eneri yang terbaharukan  yng dapat di jdikan energy panas listrik yang maha dahsyat.
                                                            

Sunday, June 30, 2013

Gambar pengolahan Peta menggunakan aplikasi geofisika

salam  buat sahabat  semua kali ane akan posting tentang hasil pengolahan data dalam geofisika  menggunakan software global mapper, map source, dan google earth/ bisa juga srtm . kali ini objek peta yang ane peroleh yaitu pulau bali, pertama tama kita masuk dulu ke google earth, lalu kita searching tuh pulau bali, dari  google earth ini ane akan mencari X ,Y dan  juga Elevasinya, untuk mencari peta kontur dari pulau blali tersebut,dan juga  penampang 2 Dimensi dan 3 Dimensinya inilah hasil eksperimen ane dan gambar yang ane peroleh seperti ini

1. peta kontur dasar  pulau bali
gambar disamping adalah gambar peta kontur dasar yaitu peta kontur yang di olah menggunakan software surper, data yang kita peroleh lalu kita grid dan hasil yang di peroleh seperti ini karna gambar ini merupakan gambaran dasar peta kontur, dan belum di overlay dengan penampang lainya 




2. Base Map dan peta kontur pulau bali

base map merupakan pengambilan gambar asli dari google earth  atau Srtm . base map merupakan gambaran asli yang kita ambil , tapi base map yang saya peroleh sudah saya gabung sengan peta  kontur dasar dan dari proses penggabungan itu saya lakukan Overlay agar base map dan peta kontur bisa menyatu,bisa si liat  liat ne gambarnya.
san ini merupakan proses awal dari kita belajar tentang pemetaan, karna peta nerupakan objek penting dan harus di kuasai bagi seorang geophysis, karna peta adalah kuncinya dimana kita akan melakukan proses survey, eksplorasi dan eksploitasi, dan juga peta bisa di jadikan panduan untuk proses pengambilan data .








3. gambar peta  kontur dengan penampang 2 dimensi 

     sebenarnya peta kontur dengan penampang 2 di mensi hampis sama dengan base map peta kontur namun base map adalah gambar langsung yang kita peroleh dari google earth atau Srtm. tapi jika peta kontur 2 dimensi merupakan pengambilan data griding dan kita olah atau di overlay dengan  peta kontur, dan jafilah penampang 2 dimensi. dan ini merupakan  gambar peta  kontur dengan penapang 2 dimesi.










4. peta kontur sengan penampang 3 dimensi


. pta kontur dengan penampang 3 dimensi merupakan penggabungan grising antara peta kontur dengan dua dimensi kemudian di overlay dengan panampang 3 dimensi, penampang 3 di mensi menggambarkan bentuk asli dari sebuah peta dan daerah tersebut karna penampang 3 dimesi bisa menggambarkan antara ke tinggian ketebalan dari setiap perlapisan tersebut , dan gambar ini merupakan bentuk tiga dimensi dari pulau bali.  sebenarnya proses pengabungn tiga dimensi data griding yang kita olah harus sesuai denga griding base map, peta kontu 2 dimensi . karna jika tidak maka proses penggabungan nya tidak sesuai dengan data aslinya.  dan di bawah ini merupakan gambar penampang penampang yang lain.


Gambar 1.


 


                                                                      Gambar 2


                                                                           
                                                                           Gambar 3.




Thursday, June 20, 2013

Strktur geologi

                                                                                Strktur geolgi
                  1.  gambar patahan

Wednesday, June 19, 2013

Struktur Geologi di Wilayah Indonesia


                                                     Struktur Geologi di Wilayah Indonesia

Indonesia bagian barat merupakan pencerminan dari interaksi antara lempeng samudera hindia-australia yang bergerak ke utara, dengan lempeng asia (lempeng mikro sunda).
Pada eosen awal, pergerakan Australia-Sundaland menyebabkan terbentuknya subduksi sepanjang barat tepi Sundaland, dibawah P.Sumba dan Sulawesi Barat dan mungkin menerus ke utara. Batas antara lempeng Australia-Sundaland pada bagian selatan Jawa merupakan zona strike-slip sedangkan selatan Sumatera berupa zona strike-slip tangensional.
Hal ini dapat dijelaskan melalui konsep escape tectonic atau tektonik ekstrusi. Tektonik ekstrusi merupakan collision-related strike slip motion dimana sebagian kerak kontinen atau busur kepulauan bergerak karena buoyancy nya menuju kerak samudera (palung) setelah terjadinya collision continent vs continent atau continent vs island arc. Regional strike-slip fault mengakomodasi pergerakan ini. ciri lain tectonic ekstrusi adalah juga pembentukan rift basins akibat penipisan kerak dan localized compressional mpuntains dan related foreland-through basins.
Berdasarkan konsep tektonik 
 ekstrusi tersebut dari benua asia, perkembangan tektonik dari wilayah asia tenggara (termasuk Indonesia bagian Barat), sangat dipengaruhi oleh gerak-gerak “fragmen benua asia” (Cina Timur dan Indo China) yang melejit ke timur dan tenggara sebagai akibat daripada tumbukan antara kerak benua India dan Asia. Dengan gerak-gerak fragmen benua Asia ke tenggara dan timur, maka mekanisme ini akan diiimbangi oleh gerak rotasi dari IndoChina dan Paparan Sunda searah dengan putaran jarum jam melalui strike slip fault sinistral. Pengamatan di lapangan justru menunjukkan gerak dextral. Hal ini hanya dapat diterangkan apabila Indochina dan Paparan Sunda telah mengalami rotasi kearah yang berlawanan dengan gerak jarum jam. Terhambatnya gerak rotasi kea rah jarum jam itu ada hubungannya dengan menyentuhnya Benua Australia dengan Indonesia dalam interaksi lempeng Samudera Hindia-Australia dengan lempeng Asia.  


Trench di Indonesia bagian Barat dinamakan juga sebagai Zona subduction

Tectonic setting daerah Indonesia bagian barat didominasi oleh pergerakan lempeng Indo-Australia yang menunjam dibawah lempeng Sunda. Lempeng Indo-Australia menunjam dari palung Sunda yang berada di Samudera Indonesia. Di sebelah selatan pulau Jawa lempeng Indo-Australia menunjam pada posisi tegak lurus sedangkan disebelah barat Sumatera, lempeng Indo Australia menunjam lempeng Sunda pada posisi oblique. Maka dari itu, trench (palung) di Inonesia bagian barat dapat dikatakan juga sebagai oblique subduction karena trench tersebut merupakan hasil dari subduksi yang berbentuk/berarah
Tatanan tektonik Indonesia di bagian barat menunjukkan pola tektonik yang relative lebih sederhana dibandingkan Indonesia bagian timur. Kesederhanaan tatanan tektonik tersebut dipengaruhi oleh keberadaan Paparan Sunda yang relative stabil. Pergerakan dinamis mencolok hanya terjadi pada perputaran Kalimantan serta peregangan selat makassar. Hal ini terlihat pada pola sebaran jalur subduksi Indonesia Barat. Sementara keberadaan benua mikro yang dinamis karena dipisahkan oleh banyak system sasar sangat mempengaruhi bentuk kerumitan tektonik Indonesia bagian timur. Berdasarkan konsep ini pula, Indonesia terbentuk tujuh jalur orogenesa, yaitu: jalur orogenesa Sunda, Barisan, Taulud, Sulawesi, Banda, Malanisia, dan Dayak. Kondisi struktur geologi wilayah Indonesia timur sangat rumit juga karena disebabkan Indonesia timur merupakan tempat terbentuknya system busur kepulauan yang unuk dengan asosiasi palung samudera, zona akresi, busur gunung api, dan cekungan busur belakang. Selain itu yang membuat rumit juga adalah busur-busur kepulauan nya yang dibatasi oleh lautan dengan kedalaman mencapai ribuan meter dengan palung-palung dalam yang terdapat diantara busur lengkung yang tajam dan beda relief yang sangat tajam.
Secara tektonis, wilayah Indonesia Timur merupakan lokasi pertemuan tiga lempeng tektonik, yaitu Lempeng Pasifik yang bergerak dari arah timur ke barat, Lempeng Australia yang bergerak dari arah tenggara ke barat laut dan Lempeng Eurasia yang bergerak dari arah barat laut ke tenggara. Pertumbukan ketiga lempeng ini menghasilkan pola tektonik rumit yang menyebar dari Pulau Sulawesi, Maluku sampai Irian Jaya.